Yuk, Belajar Rumus Gelombang!

Tahukah kamu, jika kamu sedang menjatuhkan suatu benda ke dalam air atau menyimpangkan tali hingga menjadi tegang dan talinya bergetar, kamu telah berhasil membuat gelombang, lho!

Gelombang ialah getaran yang merambat, sehingga ketika kita memberikan getaran awal pada air atau tali, kemudian getaran tersebut merambat, rambatan itu dinamakan gelombang.

Dilansir dari Saintif.com, Gelombang adalah getaran yang merambat melalui media atau ruang hampa hingga menghantarkan energi.

Rumus cepat rambat gelombang adalah sebagai berikut:

v = λ x f atau v = λ / T

Keterangan :

v : cepat rambat gelombang

λ : panjang gelombang

f : frekuensi

T : periode gelombang

Nah, ada 2 macam gelombang yang berdasarkan pada arah rambat getarannya, yaitu gelombang transversal dan gelombang longitudinal.

Yuk, simak bagaimana masing-masing 2 macam gelombang ini!

1. Gelombang Transversal

ilustrasi gelombang transversal

Gelombang tranversal ini ialah gelombang yang memiliki arah getaran tegak lurus terhadap arah perambatan. Contohnya ialah gelombang air di lautan maupun gelombang tali. Bentuk dari gelombang ini seperti gunung dan lembah yang berurutan.

  • Puncak gelombang (gunung) ialah titik tertinggi dalam gelombang
  • Dasar gelombang (lembah) ialah titik dasar atau yang terendah di suatu gelombang
  • Bukit gelombang ialah bagian dari gelombang yang menyerupai gunung dengan titik yang tertinggi atau puncak dari gelombang
  • Panjang gelombang ialah jarak antara dua puncak atau bisa juga sebagai dua lembah gelombang
  • Amplitude (A) ialah simpangan yang terjauh dari garis keseimbangan
  • Periode (T) ialah waktu yang diperlukan untuk bisa menempuh jarak dua puncak atau dua buah lembah yang berurutan, atau bisa juga disebut waktu yang diperlukan untuk membentuk suatu gelombang

2. Gelombang Longitudinal

ilustrasi gelombang longitudinal

Gelombang longitudinal ialah gelombang yang getarannya memiliki arah yang sama dengan arah perambatannya dan di gelombang longitudinal inilah Gerakan dari medium gelombang searah dengan propagasi gelombang. Nah, gelombang bunyi ialah salah satu contoh gelombang longitudinal.

Gelombang bunyi ini telah menjadi medium yang perantaranya ialah udara, medium ini secara bergantian akan merapat dan meregang karena adanya pergeseran getaran atau berpindah tempat.

  • Rapatan ialah daerah di sepanjang gelombang yang memiliki rapatan atau tekanan molekul yang lebih tinggi
  • Renggangan ialah daerah di sepanjang gelombang yang memiliki rapatan molekul lebih rendah
  • Panjang 1 Gelombang ialah jarak antara dua buah rapatan atau antara dua buah renggangan yang saling berdekatan

Cepat Rambat Gelombang

Cepat rambat gelombang adalah jarak yang ditempuh oleh gelombang setiap satu-satuan waktu. Cepat rambat gelombang merupakan besaran vektor dengan nilai kecepatan yang tetap atau konstan.

Rumus Cepat Rambat Gelombang Bunyi

v = s / t

Keterangan :

v = kecepatan ( m/s )

s = jarak ( m )

t = waktu ( s )

Supaya lebih memahami bagaimana rumus gelombang, berikut contoh soal yang harus kamu perhatikan:

Pertanyaan:

Sebuah kapal mengukur kedalaman laut dengan menggunakan perangkat suara. Jika bunyi nya di tembakkan ke dasar laut, maka bunyi pantul akan di terima setelah 15 detik. Maka tentukanlah kedalaman laut tersebut jika cepat rambat bunyi adalah 2000 m/s ?

Jawaban:

Di ketahui :

t = 15 s

v = 2000 m/s

Di tanya : s …?

Jawaban :

s = vt / 2 ( gelombang akan memantul dan kembali lagi ke kapal, jadi harus di bagi dengan angka 2 )

s = 2000 m/s x 15 s / 2 = 15.000 m

sumber:

https://saintif.com/rumus-cepat-rambat-gelombang/#:~:text=v%20%3D%20%CE%BB%20x%20f%20atau%20v%20%3D%20%CE%BB%20%2F%20f&text=%CE%BB%20%3D%20panjang%20gelombang%20(%20m%20),f%20%3D%20frekuensi%20(%20Hz%20)

Share to your beloved people

Leave a Reply

fifteen − 9 =