Tidak Sulit, Inilah Cara Budidaya Terumbu Karang!

Ekosistem laut di Indonesia sangat kaya akan potensi untuk dikembangkan dari berbagai hal di dalam laut, salah satunya terumbu karang. Terumbu karang ini ialah struktur kalsium karbonat (CaCO3) yang dihasilkan oleh karang.

Karang yang dimaksud ini adalah binatang karang, yaitu sekumpulan hewan-hewan kecil bernama polip yang secara ilmiah diklasifikasikan dalam filum Cnidaria, yaitu kelas Antozoa. Adapun koloni terumbu karang dan alga zooxanthellae saling bersimbiosis, bahkan hidup pula berbagai spesies tumbuhan laut, hewan laut dan mikroorganisme laut yang belum sepenuhnya diketahui.

Kecepatan pertumbuhan hewan karang ini bervariasi antara 5-10 cm per tahun. Nah, karang-karang yang sering kita lihat di laut ini sudah berumur mencapai 10.000 hingga 20.000 tahun. Makanya, terumbu karang yang rusak akan memerlukan waktu cukup lama untuk pulih.

Kenapa Terumbu Karang Tidak Boleh Dirusak?

Terumbu karang menjadi habitat bagi spesies tumbuhan laut, hewan laut dan mikroorganisme lainnya. Secara tidak langsung terumbu karang ini menjadi penahan abrasi pantai yang disebabkan gelombang dan ombak laut.

Terumbu karang juga bisa melindungi pantai dari erosi, mereka disebut sebagai hutan hujan laut karena mendukung sekitar 25% kehidupan laut, seperti ikan, mamalia laut atau hewan invertebrata. Struktur terumbu karang sendiri berperan penting sebagai pemecah gelombang alami serta membantu mengurangi dampak angin topan dan siklon, sehingga efektif mengurangi erosi pantai.

Bagaimana Cara Melestarikan Terumbu Karang?

Terumbu karang perlu dibudidayakan dengan langkah yang tepat. Adapun langkah popular yang dilakukan petani terumbu karang ialah melakukan teknologi transplantasi terumbu karang, dimana terumbu karang akan ditanam atau dicangkok dengan menggunakan beberapa media.

1.       Transplantasi Menggunakan Pipa

Cara ini adalah cara yang lebih efektif, dimana bibit akan dipilih dengan tepat dan harus dilakukan petani terumbu karang. Kemudian pilihlah bibit yang unggul dan memiliki kualitas untuk bisa tumbuh dengan baik. Media yang bisa kamu manfaatkan adalah pipa yang mempunyai lubang di dalamnya. Jangan sampai salah ya, karena kamu harus memastikan ikan-ikan ini bisa berenang dengan bebas di sekitar media ini. Karang-karang kecil pun diikat pada pipa tersebut.

2.       Transplantasi Menggunakan Semen atau Cor

Metode lain yang bisa dicoba ialah menggunakan semen atau cor yang dicetak berbentuk kerucut. Cor-coran sedimen yang bentuknya kerucut ini bisa memudahkan pertumbuhan hewan terumbu karang, lho.

3.       Cetak Media di Pantai

Kamu harus pintar-pintar memilih tempat untuk memcetak terumbu karang. Langkah yang bisa kamu lakukan ialah mencetak media ini di pantai. Pada bagian tengah, pasanglah pipa PVC atau bisa juga menggunakan botol bekas.

Kemudian, semua media transplantasi ini diikat dengan terumbu karang yang ingin ditumbuhkan. Biarkan mereka di perairan laut selama kurang lebih 3 bulan, atau 6 bulan. Setelah membuat hewan terumbu karang yang baru, berbagai makhluk hidup lainnya pun akan berdatangan untuk tinggal di tempat transplantasi ini, seperti ikan laut dan lain-lain.

Setelah terumbu karang jadi dewasa, ikan besar pun akan bermunculan dan bermain di terumbu karang ini siap dipanen. Terumbu karang yang baik perawatannya akan menghasilkan anakan terumbu karang baru, nih!

Strategi Sumberdaya Laut Indonesia

Kekayaan laut di Indonesia sangatlah berlimpah-ruah, maka, sudah seharusnya dilakukan hal-hal berkelanjutan untuk sumberdaya laut di Indonesia. Cara yang bisa dilakukan ialah:

1.       Adanya sinergi antar elemen mutlak diperlukan,

2.       Kepastian regulasi dari pemerintah,

3.       Perlu pengembangan, bukan hanya aspek perikanan namun tourism juga diperlukan,

4.       Industri pendukung perikanan seperti olahan produk perikanan yang bisa dijual.

Jadi, sudah siapkah kamu untuk membudidayakan terumbu karang? Jangan hanya melihat peluang bisnisnya, tapi lihatlah bagaimana kamu berhasil menjaga ekosistem di laut!

Sumber:

https://www.idntimes.com/science/discovery/nena-zakiah-1/alasan-terumbu-karang-sangat-penting-untuk-indonesia/5

http://coremap.oseanografi.lipi.go.id/berita/520

https://kkp.go.id/djprl/p4k/page/4332-terumbu-karang

https://tanipedia.co.id/peluang-bisnis-cara-budidaya-terumbu-karang-yang-menguntungkan/

Share to your beloved people

Leave a Reply

5 × one =