Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Inilah Teknologi Lingkungan yang Harus Kamu Ketahui!

Teknologi Lingkungan ialah konsep untuk mencapai sebuah tujuan dimana dalam pelaksanaannya mengacu pada faktor-faktor lingkungan. Dunia yang semakin modern pastinya membutuhkan teknologi yang lebih ramah lingkungan, hal inilah yang membuat banyak ilmuan dunia membuat pelbagai terobosan baru supaya kemajuan teknologi ini tidak melulu merusak kelestarian bumi.

Dilansir dari laman Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemenlhk), teknologi ramah lingkungan ialah teknologi yang dalam pembuatan dan penerapannya menggunakan bahan baku yang ramah lingkungan. Prosesnya sendiri efektif dan efisien, serta mengeluarkan limbah yang minimalnya dapat mengurangi serta mencegah terjadinya pencemaran atau kerusakan lingkungan hidup.

Tahukah kamu apa saja teknologi ramah lingkungan?

Teknologi ramah lingkungan sudah banyak diterapkan di berbagai bidang, lho.  Dilansir dari kompas.com, contoh teknologi ramah lingkungan ada di bidang energi, industri, lingkungan dan transportasi. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!

1. Biogas

Biogas adalah jenis bahan bakar alternatif yang sudah digunakan sebagai bahan bakar bagi kebutuhan rumah tangga di Indonesia. Dilansir dari laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), biogas diperoleh dari proses fermentasi bahan organik bakteri anaerob (bakteri yang hidup di lingkungan tanpa oksigen).

Nah, salah satu pernyataan yang benar tentang biofuel adalah teknologi penyediaan energi alternatif dengan memakai SDA dan dapat diperbaharui. Biofuel ini berasal dari bahan-bahan organik, seperti tumbuh-tumbuhan.

Ada dua jenis biofuel, yaitu bentuk etanol dan biodiesel. Etanol merupakan salah satu jenis alkohol yang bisa dibuat dengan fermentasi karbohidrat dan biodiesel merupakan bahan bakar alami yang biasanya diperoleh dari lemak nabati.

2. Sel surya

Sel surya adalah cara bagaimana mengubah energi matahari menjadi menjadi listrik. Saat matahari melalui panel surya, maka cahaya akan menghasilkan emisi elektron pada komponen panel. Selanjutnya elektro tersebut dihubungkan dengan sistem tertentu sehingga menghasilan listrik.

Listrik tersebut dialirkan dan disimpan pada baterai sehingga bisa dipakai saat mendung atau malam hari. Panel surya memiliki keunggulan, yaitu tidak bisa menghasilkan emsisi gas rumah kaca, menghasilkan energi cukup besar, apalagi teknologi ini bisa dipasang, dipindahkan atau dikembangkan.

Panel surya juga memiliki kekurangan, membutuhkan sistem penyimpanan listrik dan komponen termasuk jenis sampah yang berbahasa sehingga harus di daur ulang dengan benar setelah pemakaian 20-25 tahun.

3. Pembangkit listrik tenaga air

Untuk menghasilkan listrik, tenaga air akan menggunakan energi gerak. Siklus air dari tenaga surya diawali adanya penguapan air yang membentuk awan dan hujan. Air hujan tersebut selanjutnya mengalir ke daerah yang lebih rendah.

4. Pembangkit listrik tenaga angin

Pembangkit listrik tenaga angin adalah cara paling terjangkau dalam menghasilkan listrik, lho. Teknologi tersebut sangat bebas polusi. Pembangkit tersebut bisa dibangun dalam waktu 9-12 bulan dan bisa dikembangkan lebih besar lagi.

Di Indonesia sendiri penerapan pembangkit tersebut dilakukan pada beberapa daerah, seperti di Nusa Penida, yaitu pulai kecil di selatan Pulai Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Aplikasi di bidang lingkungan.

5. Biopori

Biopori adalah lubang silindris yang dibuat secara vertikal ke dalam tanah untuk resapan air. Di mana bertujuan untuk mengatasi genangan air dengan cara meningkatkan daya resap air pada tanah.

6. Fitoremediasi

Fitoremediasi adalah proses bioremediasi mengggunakan berbagai tananam untuk menghilangkan, memindahkan, dan menghancurkan kontaminasi dalam tanah dan air bawah tanah.

7. Aplikasi di bidang transportasi

Aplikasi dalam bidang transportasi beragam, lho. Berikut beberapa contohnya:

a. Kendaraan hidrogen

Kendaraan hidrogen ialah kendaraan yang menggunakan gas hidrogen sebagai bahan bakarnya. Bukan hanya mobil, tapi bisa dipakai pada pesawat juga, lho. Pada dasarnya kendaraan ramah lingkungan tidak menggunakan bahan bakar konvensional seperti bahan bakar minyak (BBM) yang itu menimbulkan polusi.

b. Mobil listrik

Mobil listrik ialah kendaraan yang menggunakan satu atau lebih motor listrik sebagai tenaga penggeraknya.

Ada tiga macam kendaraan mobil listrik yang ada sejauh ini. Mobil listrik dengan tenaga dari stasiun pengisian luar, mobil listrik dengan tenaga listrik yang disimpan dengan tenaga awalnya dari sumber liar. Kemudian mobil listrik yang menggunakan generator listrik.

c. Mobil surya

Mobil surya memakai tenaga matahari sebagai sumber dayanya untuk menggerakannya supaya bisa digunakan dengan cara stabil biasanya dilengkapi dengan area menyimpan energi.

Sumber:

5 Teknologi Ramah Lingkungan yang Berguna Untuk Kehidupan

https://www.kompas.com/skola/read/2020/02/27/120000169/teknologi-ramah-lingkungan-contoh-dan-fungsinya?page=all

https://www.dw.com/id/8-inovasi-teknologi-ramah-lingkungan-yang-batasi-pemanasan-global/g-41809224

Share to your beloved people

Leave a Reply

20 − 12 =