Menghitung Jumlah Hari dengan Kepalan Tangan, Mitos atau Fakta?

Tahukah kamu tentang mitos perhitungan jumlah hari melalui tangan?

Sebenarnya, tidak ada yang benar-benar mengetahui siapa yang pertama kali mengajarikan ilmu meghitung jumlah hari dengan tangan ini. Sejak dulu hingga sekarang, ilmu ini ternyata diajarkan juga di sekolah, jadi bukan hanya turun-temurun semata.

Nah, menghitung jumlah hari pada bulan dengan menggunakan kepalan tangan ini seringkali digunakan di sekolah sebagai tips untuk mengajar tentang soal-soal ujian.

Namun tidak jarang cara-cara ini juga digunakan oleh semua kalangan karena caranya yang mudah diingat dan bisa secara langsung diterapkan.

Perhitungan jumlah hari dengan kepalan tangan ini sangatlah mudah, lho!

Dilansir dari Kompasiana, Kamu hanya perlu mengepalkan tangan, kemudian perhatikan (sebut saja gundukan dan lekukan) pada kepalan tanganmu. Setelah itu kamu bisa langsung mulai berhitung.

Mulailah dengan menghitung nama bulan dari bagian gundukan lalu lekukan, gundukan lagi dan seterusnya hingga Kembali lagi ke awal.

Arti dari GUNDUKAN ialah bulan yang memiliki jumlah 31 Hari. Biasanya untuk bulan yang memiliki 31 hari ialah Januari, Maret, Mei, Juli, Agustus, Oktober dan Desember.

Sedangkan arti LEKUKAN ialah bulan yang memiliki jumlah 30 Hari. Bulan yang memiliki 30 hari ialah Februari (meskipun tidak setiap tahun), April, Juni, September dan November.

Jadi, cara unik yang diajarkan oleh leluhur ini merupakan budaya yang bermanfaat untuk diajarkan bagi keturunan kita kelak. Cara ini hampir mirip seperti budaya untuk menghitung hari tanpa menggunakan kalender.

Share to your beloved people

Leave a Reply

2 × one =