Mengenal Penulis Hebat Asal Melayu, Andrea Hirata

Andrea Hirata, bagi kalian pecinta literasi pasti sudah tidak asing dengan salah satu penulis hebat dari Indonesia bernama Andrea Hirata Seman Said Harun. Ia mempunyai nama lahir Aqil Barraq Badruddin Seman Said Harun yang menunjukkan bahwa dirinya adalah seorang akademisi dan backpackeri, ia adalah lelaki kelahiran Gantung, Belitong, 24 Oktober 1967.

Studi mayornya adalah ekonomi, namun ia juga sangat menyukai sains seperti fisika, kimia, biologi dan astronomi, lho!

Nah, sebagai seorang penulis, sudah pasti ia memiliki minat yang kuat terhadap sastra. Karya pertamanya adalah Laskar Pelangi, yang bahkan sudah menjadi international best seller dan diterjemahkan ke dalam 40 bahasa asing dan diedarkan lebih dari 130 negara.

Buku yang ia tulis ternyata tidak jauh berasal dari kehidupan nyata yang ia jalani. Andrea Hirata lahir dari keluarga miskin yang kediamannya tidak jauh dari tambang timah milik pemerintah, yaitu PN Timah (kini PT Timah Tbk.) dan masa kecilnya menghadapi 7 kali pergantian nama oleh orang tuanya. Hingga akhirnya orang tuanya memberi nama Andrea dan ibunya memberi nama Hirata.

Debut pertama Andrea sebagai penulis ialah melalui novel tetralogi Laskar Pelangi pada tahun 2005. Pada waktu itu, bukan hal yang mudah untuk menjadikan keempat novelnya ini national best seller. Setelah novelnya menjadi best seller dimana-mana, produsen film pun melirik karyanya, Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi untuk menjadi film dengan judul yang sama.

Penulis bernama Andrea Hirata, Ublik.id

Tahukah kamu?

Andrea hirata adalah pemenang pertama penghargaan sastra New York Book Festival 2013 atas The Renbow Troops, yaitu Laskar Pelangi edisi Amerika, dengan Peneribit Farrar, Straus & Giroux, New York, kategori general fiction.

Ia juga pemenang pertama Buchaward 2013 di Jerman untuk Die Regenbogen Truppe, yang diberikan pada novel pertamanya, Laskar Pelangi edisi Jerman.

Sejak tahun 2010 Andrea sudah secara mandiri mempromosikan minat literasi, hingga mendirikan museum sastra pertama dan satu-satunya di Indonesia, Museum Andrea Hirata di Belitong.

Andrea Hirata bersekolah dasar dan menengah di SD dan SMP Muhammadiyah Belitong Timur, Bangka Belitung. NA. Muslimah, satu guru di sekolah Muhammadiyah tempat Andrea Belajar memberikan kesaksian, bahwa mereka (Andrea dan teman seangkatannya, yang hanya 10 anak) belajar dengan semangat dan kompetitif.

Jadi, tokoh Bu Mus dalam buku Laskar Pelangi ini nyata? Seperti itulah kisah hidup seorang Andrea Hirata!

Selanjutnya, Andrea sejak kecil sangat menyukai pelajaran matematika. Hal ini sangat berpengaruh dari NA. Muslimah yang sangat pandai dibidang matematika. Berkat dorongan Bu Mus, Andrea ingin meraih cita-cita yang tinggi.

Andrea menempuh SMA di SMA negri yang ada di Belitong, hingga kemudian lulus, Andrea merantau ke Jawa, dan meneruskan studi nya di Fakultas Ekonomi di Universitas Indonesia dan berhasil menyelesaikan studinya dengan predikat Cumlaude, lho!

Nah, setelah meraih gelar sarjana ekonomi, ia berhasil mendapatkan beasiswa dari Uni Eroa untuk mengabambil studi Master of Science di Univerite de Paris Sorbonne, Perancis serta dan Sheffield Hallam University, United Kingdom.

Tesisnya dibidang ekonomi bahkan mendapatkan penghargaan dari kampusnya, dan lulus dengan predikat cumlaude. Tesis ekonominya pun telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia dan merupakan buku teori ekonomi telekomunikasi pertama yang ditulis oleh orang Indonesia. Keren banget, ya!

Karya-karya dari Andrea Hirata

1. Laskar pelangi (2005)

Novel pertama Andrea, Laskar pelangi merupakan novel yang telah di terjemahkan kedalam lebih dari 30 bahasa, dan bahkan di beberapa Negara menjadi novel best seller. Novel ini bercerita tentang 11 anak melayu pedalaman, dalam perjuangannya mengenyam pendidikan. Cerita tentang kehidupan, mimpi, perjuangan, pendidikan dan ironi Pendidikan itu sendiri. Ada pula cerita persahabatan yang erat dari novel yang satu ini.

2. Sang Pemimpi (2006)

Sang Pemimpi ialah novel kedua dalam Tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata yang diterbitkan oleh Bentang Pustaka pada Juli 2006. Novel ini mengeksplorasi hubungan persahabatannya dengan dua anak yatim piatu, Arai Ichsanul Mahidin dan Jimbron, serta kekuatan mimpi yang dapat membawa Andrea dan Arai melanjutkan studi ke Sorbonne, Paris, Prancis. Dalam novel Sang Pemimpi, Andrea Hirata bercerita tentang kehidupannya di Belitong pada masa SMA.

3. Edensor (2007)

Selanjutnya novel ke-3 dari Tetralogi Laskar Pelangi ini bercerita tentang 2 orang anak melayu pedalaman, Ikal dan Arai, yang berhasil mendapatkan beasiswa kuliah di Eropa, berhasil mewujudkan mimpi untuk melakukan penjelajahan Eropa hingga Afrika dengan menjadi backpacker. Bercerita tentang mimpi-mimpi untuk menjelajah Eropa sampai Afrika dan menemukan keterkaitan yang tak terduga dari peristiwa-peristiwa di masa lalu mereka berdua. Dan dalam pencarian akan cinta sejati yang juga ikut menjadi motivasi yang menyemangati penjelajahan mereka dari bekunya musim dingin di daratan Rusia, Eropa sampai panas kering di Gurun Sahara.

4. Maryamah Karpove (2008)

Kemudian novel ke-4 Tetralogi Laskar Pelangi dengan judul Maryamah Karpove ini, bercerita tentang masa depan sebagian besar ke 11 sahabat laskar pelangi, utamanya, penjelajahan samudra untuk menyelamatkan A Ling, sang cinta pertama dari aku (Ikal), dengan bantuan 2 sahabat jeniusnya sepanjang masa, Lintang dan Mahar.

5. Padang Bulan (2009)

Katanya, novel ini merupakan lanjutan dari novel Maryamah Karpove, Padang Bulan merupakan novel pertama dari Dwilogi Padang Bulan yang enceritakan tentang perempuan tangguh bernama Enong, yang dikisahkan sebagai perempuan pertama penggali timah yang mana adalah pekerjaan berat. Perjuangan sebagai anak sulung perempuan, kerelaan nya memendam dalam-dalam mimpi nya untuk bersekolah demi ibu dan adik-adiknya, namun tetap menyalakan api bernama cita-cita untuk menjadi guru bahasa Inggris, selalu mampu menghidupkan kembali semangatnya, untuk bekerja apa saja. Tak lupa pula kisah cinta Ikal dan A Ling turut terceritakan di dalamnya

6. Cinta Dalam Gelas (2009)

Novel ke-2 dwilogi Padang Bulan ini, lebih bercerita tentang enong (Maryamah), dan semangatnya untuk selalu belajar. Tentang asal permainan caturnya yang melegenda yang pernah di bahas dalam novel  Maryamah Karpove. Catur yang sebelumnya di nash sebagai permainan khusus orang laki-laki, sebagaimana pekerjaan kasar pendulum timah, Maryamah menerobos adat tersebut dan berhasil membuktikan bahwa jika mau, ia lebih dari mampu untuk mengalahkan para laki-laki warung kopi. Maryamah di novel Cinta Dalam gelas telah berhasil mengangkat derajat kaum perempuan yang selalu menjadi bulan-bulanan kaum laki-laki sejak Ia masih remaja.

7. Sebelas Patriot (2010)

Novel ini bercerita tentang Ikal yang ingin menjadi pemain sepak bola dan menjadi kebanggaan sang ayah. Flashback kehidupan masa muda sang ayah diceritakan secara memilukan, tentang kekejaman penjajah, ketidakadilan perlakuan Belanda hingga kaki sang ayah yang sebenarnya merupakan bintang sepak bola kebanggaan kampungnya, kebanggaan bangsa, terpaksa memupuskan kebanggaan tentang sepak bola karena kakinya yang di ciderai kumpeni. Maka Ikal dengan segala cerita tentang kelamnya kisah perjuangan sepak bola sang ayah, berusaha menjadi pemain yang bagus untuk ayahnya.

8. Laskar Pelangi Song Book (2012)

Laskar Pelangi Song Book ini bukanlah novel, namun merupakan persembahan lagu-lagu ciptaan Andrea Hirata beserta kisah-kisah dalam novel Laskar Pelangi yang menjadi sumbernya. Tertarik untuk membaca apalagi mendengarkannya?

9. Ayah (2015)

Banyak tokoh dalam novel ini, banyak ayah dengan banyak wujud cinta pada masing-masing anaknya tergambar dalam novel ini. Amiru dengan banyak ayah yang dimiliki, dan Sabari, yang hanya Zoro, sang anak, kecintaanya tersandar. Markoni dengan segala jurusnya untuk menjinakkan, Marlena, putri satu-satunya. Atau ayah Sabari dengan tutur halusnya mendidik anak. Banyak tokoh yang seperti tokoh utama, sehingga banyak warna tentang kisah cinta seorang ayah.

10. Sirkus Pohon (2017)

Novel ini menceritakan tentang kehidupan sehari-hari masyarakat melayu di Tanjong Lantai, Belitung yang sebagian besar masyarakatnya dalam kondisi ekonomi menengah ke bawah. Bercerita tentang Sobri, pemuda kampung yang tidak punya pekerjaan tetap, dimana seluruh saudaranya telah mendapat pekerjaan mapan, berkeluarga dan ia terjebak dalam kondisi yang tak jelas. Tak jemu mencari kerja, setelah bertemu Dinda, Sobri menemukan pekerjaan menjadi badut sirkus kampong milik seorang janda dengan anak satu. Selain Sobri, kisah cinta Tara, anak pemilik sirkus tempat sobri kerja, dengan Tegar, yang kemudian juga bekerja di sirkus tersebut diceritakan dengan unsur-unsur semangat tak pantang menyerah dan menghargai setiap mata pencaharian.

11. Orang-orang Biasa (2019)

Berkisah tentang sepuluh sekawanan yang bernasip sial sejak kecil. Murid-murid terbodoh di kelasnya, datang dari keluarga miskin, kemudian karena bodoh dan miskin mereka dibully. Kesialan tersebut berlangsung hingga mereka dewasa. Maka inti dari novel ini adalah, niatan dari kesepuluh sekawanan ini,karena himpitan ekonomi, juga Dinah, salah satu dari sepuluh sekawan ini, yang anaknya bersekolah di fakultas kedokteran kesulitan sangat masalah biaya, akhirnya berencana untuk merampok bank. Namun, karena kedunguan kesepuluh orang tersebut, kemalangan senantiasa mengiringi setiap gerak dan langkah mereka.

12. Guru Aini (2020)

Novel ini merupakan prekuel dari karya sebelumnya, yakni Orang-orang biasa, yang jika dalam dalam Orang-orang biasa menceritakan perjuangan orang tua Aini agar anaknya bisa bersekolah di fakultas kedokteran, maka novel Guru Aini ini menceritakan tentang Aini, yang pupus impiannya menjadi dokter, dan menjadi guru muda yang militan. Suka rela jauh dari rumah kampung halamannya, untuk mengajar matematika di sekolah plosok.

Semangat dari Andrea Hirata patut dijadikan contoh untuk tidak pernah berhenti bermimpi dan selalu berusaha meraihnya dengan ceria dan menjadi manusia yang bisa jatuh berulang kali, baik merasa sedih dalam karier, percintaan, maupun pertemanan. Adakah dari kalian yang ingin menjadi penulis buku?

Selamat Hari Buku Nasional!

Share to your beloved people

Leave a Reply

12 + twelve =