Jari Keriput Saat Berenang, Kenali Penyebabnya!

Saat cuaca dingin, tentu bukan hal yang aneh ketika jari mulai keriput karena merasa kedinginan. Aneh adalah ketika tangan kedinginan di saat cuaca panas, ini menandakan adanya sakit yang sedang kamu alami. Jari yang keriput saat terkena air ini biasanya terjadi saat sedang mandi, berenang dan mencuci piring atau pakaian.

Kendati demikian, hanya jari-jari tangan saja yang keriput, sedangkan bagian tubuh yang lain tidak. Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa hal ini bisa terjadi? Mari kita ulas!

Ternyata, genggaman jari tangan kita bisa mengalami evolusi, lho. Dilansir dari kompas.com, tes laboratorium menjabarkan bahwa teori jari-jari yang keriput ini dapat meningkatkan cengkraman saat memegang benda basah atau terendam.

Jadi, fungsinya seperti ban yang mengalirkan air hujan. Glabrous, bagian dari kulit manusia, mempunyai respon yang unik pada air. Berbeda dengan bagian tubuh lain, kulit pada jari tangan, telapak tangan hingga telapak kaki akan berkerut jika terkena air dalam waktu yang lama (sekitar 5 menit).

Tahukah Kamu?

Saat jari tangan atau kaki terasa lebih dingin dari organ tubuh lainnya, ini karena tubuh mengirim darah yang menyebabkan kehangatan pada tubuh di organ-organ penting dahulu, seperti di dada dan perut.

Namun bukan hanya kedinginan saja, lho! Obat-obatan ternyata juga bisa mempengaruhi aliran darah sehingga bisa menyebabkan jari atau tangan menjadi dingin. Obat-obatan yang mempengaruhi aliran darah, seperti amfetamin, dekongestan yang dijual bebas atau diresepkan, dan beberapa obat kanker, dapat menyebabkan pembuluh darah kecil di tangan dan jari sehingga membuat kejang.

Selain itu, hipotiroidisme juga bisa menyebabkan intoleransi dingin, sebab kelenjar tiroid yang mana sebagian kelenjar kecil di bagian depan tenggorokan ini tidak menghasilkan cukup hormon. Padahal, kelenjar tiroid harusnya bisa menghasilkan banyak hormone yang penting untuk metabolisme tubuh saat berfungsi normal.

Selanjutnya ialah penyakit Raynaud. Penyakit ini sering disebut sebagai fenomena atau sindrom Raynaud, dimana kondisi pembuluh darah di jari tangan dan kaki (bahkan bisa di hidung dan telinga dalam beberapa kasus) sirkulasinya berkurang dan menyebabkan penderita mendapat serangan jari putih, dimana kondisi ini menjadi ciri khas Raynaud.

Umumnya Tidak Berbahaya

Kondisi jari yang keriput pada umumnya tidak berbahaya, saat seseorang menderita suatu penyakit lah yang membuat keadaan ini harus mendapatkan pemeriksaan. Sampai saat ini, para ilmuwan masih meneliti hal tersebut, lho.

Jadi, apakah kamu masih sering memperhatikan jari tangan saat berenang? Tapi tidak perlu bertanya-tanya lagi mengapa jari tangan keriput, ya!

Sumber:

https://www.kompas.com/sains/read/2020/08/07/100948623/misteri-tubuh-manusia-kenapa-air-bikin-jari-tangan-dan-kaki-keriput?page=all

https://www.medicalnewstoday.com/articles/325571#takeaway

Share to your beloved people

Leave a Reply

14 + 18 =